Sabtu, 04 Maret 2017

Psikologi Pendidikan

Learning atau belajar merupakan proses perubahan perilaku yang relatif permanen yang disebabkan oleh pengalaman. Tidak semua yang kita tahu diperoleh melalui belajar. Kita mewarisi beberapa kemampuan yang ada sejak lahir seperti menelan makanan, berteriak atau berkedip saat silau.

Terdapat tiga macam pendekatan dalam belajar yaitu:
1. Classical Conditioning adalah tipe pembelajaran dimana suatu organisme belajar mengaitkan atau mengasosiasikan suatu stimuli. Dalam pengondisian klasik, stimulus netral diasosiasikan dengan stimulus tidak terkondisi yang akan menghasilkan respon terkondisi.
Contoh :
 a. Awalnya ketika saya mendengar bunyi "tok-tok" di depan rumah, saya tidak merespon. Kemudian setelah berulang-ulang, suara "tok-tok" ternyata selalu ditandai dengan kedatangan tukang miesop, maka setiap mendengar suara "tok-tok" saya sudah berpikir bahwa itu tukang miesop.
b. Seorang anak ingin bangun pukul 4 pagi karena ingin belajar, sehingga ia pun memasang alarm dan berhasil bangun pada pukul 4 pagi. Hal tersebut terus-menerus ia lakukan hingga suatu hari ia lupa memasang alarm, tapi ia dapat bangun pagi.
c. Saya mempunyai pohon mangga di depan rumah, suatu hari saya mendengar suara benda jatuh dan saya pun keluar dan ternyata mangga tersebut jatuh, kemudian beberapa hari lagi juga terdengar bunyi benda jatuh, saya pun keluar rumah karena mengira itu buah mangga, tapi ternyata ranting pohon.
d. Orangtua saya seetiap malam sering mengingatkan saya untuk membuat susu agar tubuh saya sehat dan bergizi. Lama-kelamaan tanpa diingatkan pun saya sudah terbiasa untuk membuat dan minum susu sebelum tidur.
e. Pada saat masih kecil, saya sering bermain bola dengan abang-abang. Suatu hari, abang tersebut menendang dengan kuat sehingga bola tersebut mengenai kepala saya. Sejak saat itu, setiap abang-abang akan menendang bola dengan keras, saya akanmenunduk dan menjauh.
f. Di depan rumah saya sering lewat penjual eskrim dan ia selalu membunyikan lagu-lagu khasnya setiap lewat. Pada suatu hari saya mendengar lagu khas tersebut dan mengira itu tukang eskrim, tapi ternyata itu tukang air mineral.

2. Operant Conditioning
yaitu sebentuk pembelajaran dimana di mana konsekuensi-konsekuensi dari perilaku menghasilkan perubahan dalam probabilitas perilaku itu akan diulang. 
Contoh:
a. Ada seorang anak yang selalu mendapat nilai merah ketika ujian, orangtuanya berjanji akan memberikan sepeda jika anak tersebut berhasil mendapat nilai diatas 80. Anak tersebut pun termotivasi dan belajar dengan giat sehingga memperoleh nilai 80.
b. Mama saya membuat suatu kesepakatan, yaitu apabila saya berhasil lolos ke PTN, maka mama saya akan memberikan handphone baru untuk saya. Saya pun giat mengikuti try out dan belajar sehingga saya dapat lolos ke PTN.
c. Ayah saya membuat suatu kesepakatan, yaitu apabila IP saya berada diatas 3.50 maka ia akan memberikan saya handphone baru. Saya pun belajar dengan giat dan memperoleh IP diatas 3.50.
d. Ketika saya masih SD, keluarga saya berjanji akan memberikan saya baju lebaran jika saya berpuasa penuh. Saya pun berpuasa penuh pada bulan Ramadhan dan saya mendapat baju lebaran serta THR.
e. Pada suatu hari orang tua saya melihat kantung mata saya yang sangat hitam karena saya tidur larut malam dan keasyikan main gadget, sehingga orang tua saya pun menyita gadget saya.
f. Ketika kecil, saya sangat sulit untuk berpuasa pada bulan Ramadhan. Namun, kakek saya ingin saya berpuasa seperti anak-anak yang lain sehingga ia berjanji akan memberikan uang lima ribu rupiah jika saya mampu berpuasa satu hari penuh. Saya pun mencoba untuk berpuasa, menahan lapar dan haus sehingga saat bulan puasa berakhir, kakek saya memberikan saya uang yang telah ia janjikan.
g. Adek saya suka sekali bermain PlayStation hingga lupa waktu dan tidak mengerjakan tugas sekolahnya sehingga ia pun dihukum di sekolah dan ibu saya menyita PlayStation miliknya,

3. Pendekatan Kognitif yaitu bahwa faktor sosial dan kognitif, dan juga faktor perilaku, memainkan peran penting dalam pembelajaran. 
Contoh:
a. Dulu saya bermain suling dengan otodidak, saya hanya mencoba mencari suara yang cocok dengan nada-nada. Suatu hari, ketika saya mengikuti pelajaran kesenian, saya diajarkan cara bermain suling. Sejak saat itu saya berlatih bermain suling yang benar.
b. Seorang anak kesulitan dalam pelajaran Matematika, tetapi ia terus berlatih dengan soal-soal matematika sehingga ia pun dapat mengerjakan soal Matematika yang diberikan.
c. Seorang dosen menugaskan setiap mahasiswa untuk menemukan jawaban analisis dari topik yang telah mereka pelajari sehingga setiap mahasiswa pun berusaha berpikir untuk menemukan jawaban tersebut.
d. Ketika SMP saya mencoba untuk membuat blog dengan bantuan internet dan saat kuliah pada mata kuliah Aplikom, saya diajarkan cara untuk memperindah blog, saya pun aktif membuat blog sampai sekarang.
e. Ada seorang anak yang suka coret-coret dengan crayon, suatu hari ia melihat gambar kartun yang lucu sekali dan ia pun mencoba menggambarnya. Sejak saat itu ia pun rajin melatih menggambar dan menggunakan imajinasinya sendiri.

Disusun oleh Kelompok 1:
1. Karyani Marlis Halawa (16-004)
2. Sofyan Sahuri Hrp (16-013)
3. Nabilah Alwani (16-023)
4. Anjelica (16-034)
5. Daniella (16-050)
6. Naufal Ilham Hrp (16-069)
7. Novita Sari Marbun (16-070)


Minggu, 04 Desember 2016

Psikologi Warna: Biarkan Warna Berbicara

Alam di sekitar kita menyajikan warna-warni yang sangat kaya, lebih kaya dari sekedar warna pelagi mejikuhibiniuPsikologi warna mempelajari dan mengidentifikasi persepsi manusia terhadap warna-warni benda yang ada di alam. Suasana hati seseorang bisa pula terpengaruh dengan adanya warna yang tertangkap indera penglihatan. Untuk itu, biarkan warna bicara apa adanya.
Konon warna memiliki korelasi dengan karakter seseorang. Sehingga sebuah institusi bisnis biasanya mempunyai corporate color, sebuah negara juga memiliki color of nation yang umumnya tercermin pada bendera nasional mereka. Demikian pula partai-partai politik menggunakan simbol-simbol warna untuk menunjukkan identifikasi dan eksistensi di benak para pengikutnya.
Warna-warni Crayon yang sangat kaya

Orang menyebut dengan istilah psikologi warna untuk meng-artikulasi persepsi manusia terhadap warna yang terlihat oleh mata. Setiap warna akan memberikan kesan dan kemudian dipersepsikan secara unik oleh pikiran orang yang sedang melihatnya. Demikian pula warna-warna alam yang ada di sekeliling kita, seakan mampu berbicara dan mempengaruhi suasana hati seseorang.
Darwis Triadi, seorang fotografer terkenal di negeri ini di dalam bukunya “Color Vision” mengungkapkan bahwa: “Warna dapat menciptakan keselarasan dalam hidup. Dengan warna kita bisa menciptakan suasana teduh dan damai. Dengan warna pula kita dapat menciptakan keberingasan dan kekacauan.”
Konon warna-warna yang ada di alam, mampu memunculkan persepsi psikologis yang unik sebagai berikut:
warna-merahArti Warna Merah
Merah adalah warna api, mentari pagi, dan warna darah.
Memberi kesan kehangatan, bahagia, keberanian, semangat, kekuatan, kegairahan, tanda peringatan (berhenti untuk traffic light)
warna-pinkArti Warna Pink
Pink adalah warna yang melambangkan cinta, romantisme dan eksentrik.
Warna pink sering dipersepsi warna wanita atau feminim.
warna-orangeArti Warna Orange (Kombinasi merah dengan kuning)
Orange melambangkan keceriaan, kehangatan, persahabatan, optimisme.
Warna ini memiliki daya tarik yang kuat, karena mampu merangsang pandangan mata.
warna-biruArti Warna Biru
Biru adalah warna langit dan laut.
Memberi kesan luas pada ruangan, kesejukan, dingin damai, dan menenangkan fikiran.
warna-kuningArti Warna Kuning
Kuning memberi kesan kegembiraan, terang, cerah, bersinar, ketegasan. Menstimulus pandangan mata seperti warna jingga.
warna-hijauArti Warna Hijau
Hijau merupakan representasi warna alam, dedaunan, kesegaran, relaksasi, harmoni, alami, sejuk, bersifat menenangkan.
warna-unguArti Warna Ungu (Perpaduan warna merah dan biru)
Ungu adalah warna bangsawan, aristokrat, kekuasaan, keagungan, keindahan dan kelembutan
warna-abu-abuArti Warna Abu-abu
Kesan yang ditimbulkan warna ini adalah ketenangan, keteduhan, elegan.
Warna abu-abu mudah dikombinasikan dengan berbagai macam warna lain, karena tidak bersifat kontras.
warna-hitamArti Warna Hitam
Hitam mengandung kesan misteri, kegelapan, independen, dramatis, juga berkesan sunyi.
Hitam adalah warna tegas, solid, dan kuat.
warna-coklatArti Warna Coklat
Warna coklat menumbuhkan kesan tua, sederhana, kaya, dan hangat.
warna-kremArti Warna Krem
Warna krem merepresentasikan kelembutan dan klasik.
warna-silverArti Warna Silver
Warna ini menciptakan kesan glamour, mahal, dan kemilau sesuai dengan karakter silver atau perak.
warna-silverArti Warna Emas
Warna emas memberi kesan kemakmuran, aktif, dan dinamis
Ada berjuta warna di dunia, rasanya mustahil kita memberi nama setiap warna yang ada. Jenis warna yang mudah dikenali dan sangat familier adalah warna pelangi: mejikuhibiniu. Atau benda-benda yang sudah identik dengan warna, misalnya pohon coklat, jeruk orange, logam perak, logam emas, kuning telur, kuning gading, lavender, lembayung, dan sebagainya.
Ada pula nama warna yang kurang familiar. Kemungkinan besar anda jarang mendengar warna seperti: teal, fushia, olive, lime, aqua, turquoise, begie, celadon, taupe, pirus dan lain-lain. Kecuali anda sedang berada di sebuah show room mobil, dan anda sedang membaca brosur pilihan warna cat mobil yang sering menggunakan nama warna yang kurang familier seperti ini.
Psikologi warna, bisa pula di terapkan pada screen wallpaper di perangkat komputer yang dipakai sehari-hari. Wallpaper bisa dimanfaatkan untuk memberi kesan sesuai dengan suasana yang ingin di ciptakan. Kombinasi warna-warna tertentu pada gambar sebuah wallpaper bisa memberikan tambahan motivasi saat sedang bekerja.
https://mangkoko.com/ruang_baca/psikologi-warna-biarkan-warna-berbicara

Pentingnya Ilmu Psikologi dalam Kehidupan

Ilmu psikologi saat ini menjadi salah satu ilmu yang telah di perhitungkan dalam macam-macam ilmu pengetahuan. Ia mungkin bukanlah ilmu murni layaknya Matematika, maupun filsafat. Namun ilmu psikologi memiliki sebuah keilmuan yang mampu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Kontribusi ilmu psikologi dirasakan dalam berbagai dunia manusia, mulai dari dunia ketenagakerjaan, kesehatan, pendidikan, hingga sosial kemasyarakatan. Dalam dunia ketenagakerjaan akan kita temukan ilmu ini di aplikasikan untuk menjaga motivasi, penilaian performa, efektifitas kebijakan terhadap motivasi karyawan dan lain sebagainya.
Dalam dunia pendidikan ilmu psikologi ini dapat digunakan untuk merancang sebuah gaya pembelajaran yang memudahkan murid untuk menjaga antusias, hingga pemilihan jurusan yang tepat untuk masa depan siswanya. Di dunia kesehatan pun, ilmu psikologi tak mampu di remehkan sebelah mata. Diketahui bahwa beberapa penyakit yang tak dapat ditangani secara medis seperti penyakit kejiwaan, akan dapat terbantukan dengan adanya ilmu psikologi melalui tangan para psikolog.
Peran media televisi pun sangat penting dalam mendongkrak kepopuleran jurusan psikologi, yang mana banyak sekali para psikolog yang di mintai pendapat maupun komentar di setiap kasus fenomena yang baru saja nge-hits.
Pentingnya ilmu psikologi pada akhirnya akan semakin lengkap manakala, keilmuan tersebut di barengi dengan nilai-nilai agama dalam melakukan pendidikan moral anak bangsa. Sehingga kasus-kasus yang tak lazim terjadi saat ini mampu ditekan pertumbuhannya. Melakukan pembinaan dan cita-cita bangsa seperti “mega proyek” revolusi mental yang tak akan sempurna, jika tak menggunakan teknik-teknik psikologi di dalamnya. Karena dasar dari revolusi mental adalah perubahan mental dalam diri manusia itu sendiri. Dan psikologi adalah serangkaian alat untuk membuak rahasia manusianya itu sendiri. Yuk mewarnai kehidupan dengan psikologi!! ☺☺

Sabtu, 03 Desember 2016

Sensasi dan Persepsi

Sensasi adalah proses manusia dalam menerima informasi sensoris (energi fisik dari lingkungan) melalui penginderaan dan menerjemahkan informasi tersebut menjadi sinyal-sinyal neural yang bermakna.

Sensasi berasal dari kata “sense” yang artinya penginderaan. Alat indera adalah organ yang berfungsi untuk menerima jenis rangsangan tertentu. semua organisme memiliki reseptor sebagai alat penerima informasi. Informasi tersebut dapat berasal dari luar dan dari dalam dirinya. Alat indera yang kita kenal ada 5 macam , yaitu indera penglihatan, indera pendengaran, peraba, pengecap, dan pembau.

Persepsi adalah sebuah proses saat individu mengatur dan menginterpretasikan kesan-kesan sensoris mereka guna memberikan arti bagi lingkungan mereka dan seringkali didasarkan pada persepsi mereka tentang kenyataan. Dengan kata lain,persepsi itu adalah sebuah respons yang kita berikan akibat dari sensasi yang kita terima dan respons tersebut cenderung berhubungan dengan pengalaman kita. Faktor-faktor pribadi dan sosial yang terdapat dalam persepsi, yaitu:
  1. Faktor-faktor ciri dari objek stimulus.
  1. Faktor-faktor pribadi seperti intelegensi, minat.
  1. Faktor-faktor pengaruh kelompok.
  1. Faktor-faktor perbedaan latar belakang kultural.

Sekian informasi singkat yang bisa aku kasih ke kalian, tunggu informasi-informasi selanjutnya yaaa~☺☺

Dan untuk Blog Blog yang menarik silahkan liat alamtn Blog dibawah ini:


Jumat, 02 Desember 2016

Mari Belajar SPSS

Haii guys!! Aku mahasiswa semester 1 Fakultas Psikologi di Universitas Sumatera Utara. Tentu aja aku belajar tentang sesuatu yang berkaitan dengan Psikolog. Mata Kuliah Psikologi bukan hanya belajar tentang kehidupan mental, tingkah laku dan pikiran tapi ada juga materi yang hitungan, woww!! Salah satunya adalah "Statistika".. banyak yang bilang kalo belajar statistika itu ribet.
Tenang aja, aku punya cara yang mudah dan praktis lhoo... Mau tau cara nya gimana? Nih aku kasi kalian video tentang cara mudah belajar statistik. Check this one guyss!!


Bagaimana guys udah tau kan ngerjain statistika dengan cara lewat SPSS??  Mudah bukan??❤☺
Sekian dulu dari aku, nanti bakal aku ngepost hal-hal yang baru lagi✌✌






https://www.youtube.com/watch?v=36zDhBE5m1U&t=48s